Doa Apabila Melihat Orang Ditimpa Musibah

بِسۡـــــــــمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡـمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

.

Doa Apabila Melihat Orang Ditimpa Musibah ini dibaca bagi menaruhkan harapan kepada Allah سبحانه وتعالى agar kita dihindarkan daripada musibah yang menimpa seseorang atau sekelompok manusia yang lain dan juga sebagai tanda syukur kita atas nikmat kemuliaanNya.

 

Dari hadis ‘Umar bin Al-Khaththab, bahawa Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ رَأَى صَاحِبَ بَلَاءٍ، فَقَالَ

“Siapa yang melihat orang ditimpa bala bencana (musibah) hendaklah dia mengucapkan:

doa ketika melihat orang dilanda dugaan musibah

Melainkan dia akan diselamatkan dari bala’ (musibah) tersebut bagaimana pun ia selama dia hidup.” (Hadis riwayat At-Tirmidzi, no. 3431. Bab: Apa yang diucapkan apabila melihat orang yang tertimpa bala’)

.

Dalam riwayat yang lain:

لَمْ يُصِبْهُ ذَلِكَ البَلَاءُ

(maka) dia tidak akan ditimpa bala’ (musibah) yang sebegitu.” (Hadis riwayat At-Tirmidzi, no. 3432. Bab: Apa yang diucapkan apabila melihat orang yang tertimpa bala’)

.

Daripada Ibnu Majah disebutkan:

عُوفِيَ مِنْ ذَلِكَ الْبَلَاءِ، كَائِنًا مَا كَانَ

Maka dia akan diselamatkan dari bala’ (musibah) tersebut bagaimana pun keadaannya.” (Hadis riwayat Ibnu Majah, no. 3892. Bab: Apa yang diucapkan seseorang ketika melihat orang yang tertimpa bala’)

.

Al-Imam At-Tirmidzi setelah meriwayatkan hadis ini, beliau pun menyebutkan, “Diriwayatkan dari Abi Ja’far Muhammad bin ‘Ali , bahawa beliau berkata:

إِذَا رَأَى صَاحِبَ بَلَاءٍ يَتَعَوَّذُ، يَقُولُ ذَلِكَ فِي نَفْسِهِ، وَلَا يُسْمِعُ صَاحِبَ الْبَلَاءِ

“Apabila melihat orang tertimpa bala’ (musibah), dia pun berlindung di mana dia mengucapkan ucapan tersebut dalam hatinya tanpa memperdengarkan kepada orang yang tertimpa bala’ (musibah) tersebut.”

.

Musibah yang dimaksudkan dalam hadis di atas merangkumi musibah secara umum baik berupa penyakit, musibah pada tubuh badan, bala bencana, kesusahan, mahupun musibah dalam perkara agama berupa kefasikan, maksiat, kecelaruan jantina, bid’ah, kezaliman, mahupun kekafiran pada diri seseorang atau sekumpulan manusia.

.

.

والله أعلم بالصواب

Wallahu A’lam Bish Shawab

 (Hanya Allah Maha Mengetahui apa yang benar)

.

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكَمْ وَرَحْمَةُ اللهُ وَبَرَكَاتُه

.

.

~shafiqolbu~

.

.

Advertisements

One response to this post.

  1. […] melakukan ziarah dan menghulurkan bantuan kepada orang yang ditimpa sesuatu musibah, seharusnya disertakan dengan Ucapan Doa Takziah. Doa ini bertujuan meminta agar orang itu bersabar […]

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: