Doa Ketika Menghadapi Musibah

بِسۡـــــــــمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡـمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّد وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

.

Segala sesuatu yang berlaku di dunia ini pada hakikatnya telah ditetapkan oleh Allah سبحانه وتعالى. Malah setiap pergerakan dan apa jua kejadian sudah ditentukan oleh-Nya. Semuanya tidak terlepas dari pandangan dan ketentuan-Nya, termasuk garis perjalanan kehidupan manusia. Begitu juga setiap musibah dan malapetaka yang menimpa manusia sudah ditetapkan oleh-Nya. Musibah yang dialami oleh seorang mukmin, baik yang besar atau kecil, merupakan suatu ujian ke arah kemantapan iman. Selagi seseorang itu tidak melakukan kezaliman berupa kesyirikan, kezaliman terhadap sesama makhluk atau kezaliman terhadap dirinya sendiri, maka ia akan memperolehi rasa ketenangan dan kesejahteraan pada hari kemudian serta petunjuk bagi kehidupan di dunia dan akhirat.

 

Daripada Ummu Salamah r.ha, isteri Nabi ﷺ berkata, “Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda, “Tiadalah seorang hamba yang mengalami musibah, lalu ia mengucapkan:

doa ketika menghadapi musibah/ bencana

Melainkan Allah سبحانه وتعالى pasti memberinya pahala dalam musibahnya (penderitaannya) dan menggantikan untuknya dengan yang lebih baik darinya. Dia (Ummu Salamah r.ha) berkata, “Ketika Abu Salamah r.a. meninggal dunia, maka saya berdoa dengan doa yang diperintahkan oleh Rasulullah ﷺ kepadaku, sehingga Allah سبحانه وتعالى memberikan pengganti untukku suami yang lebih baik daripadanya (Abu Salamah r.a.), iaitu Rasulullah ﷺ.” [Hadith Riwayat Muslim, no. 2127]

Orang yang sabar merupakan mereka yang sentiasa berdoa dengan doa di atas apabila musibah dan apa sahaja kejadian yang berlaku serta menguji keimanan mereka. Mereka harus tetap redha dengan ketetapan Allah سبحانه وتعالى itu dan meyakini bahawa Allah سبحانه وتعالى sekali-kali tidak menzalimi mereka dalam perkara dan kejadian yang berlaku itu.

.

.

والله أعلم بالصواب

Wallahu A’lam Bish Shawab

(Hanya Allah Maha Mengetahui apa yang benar)

.

.

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكَمْ وَرَحْمَةُ اللهُ وَبَرَكَاتُه

.

~ shafiqolbu ~

.

.

One response to this post.

  1. […] Amalan mengucapkan syukur dan terima kasih atau ucapan seumpama ini bukan saja mengukuhkan hubungan sesama insan, tetapi ia dikira sebagai suatu ibadah dan amal kebaikan yang memberatkan timbangan Mizan di akhirat kelak. Amalan mudah seperti inilah yang patut dikejar oleh setiap orang yang beriman terutama kepada mereka yang ditimpa musibah. […]

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: